Tag Archives: program bayi tabung

Memilih Jenis Kelamin Bayi

memilih jenis kelamBanyak yang bilang kalau melalui program bayi tabung, kita bisa memilih jenis kelamin bayi. Akan tetapi, karena ini adalah program untuk anak pertama, ya tidak perlu pilih-pilih dulu lah… kalau berhasil saja sudah sangat bersyukur.

Sebagai orang Bali, tidak bisa dipungkiri, harapan untuk memiliki anak laki-laki sangat besar. Secara adat, anak laki-laki itu tidak sekedar pewaris, tapi juga yang diserahi tanggung jawab mengurus rumah dan tanah keluarga. Jadi jangan heran kalau suami sangat menginginkan anak laki-laki. Apalagi dengan latar belakang tiga bersaudara semua laki-laki, ditambah keponakan dari kakaknya juga laki-laki. Kalau saya, laki-laki atau perempuan sama saja, yang penting sehat dan selamat. Continue reading

Incoming search terms:

Pengalaman Program Bayi Tabung

program bayi tabungPada posting sebelumnya, saya bercerita tentang bagaimana saya dan suami akhirnya memutuskan menjalankan program bayi tabung setelah 7 tahun menikah dan belum dikaruniai anak. Saat mencari informasi soal bayi tabung di internet, ternyata tidak berhasil dapat cerita lengkap seperti apa sih prosesnya. Saat diskusi dengan dokter pun sebenarnya sudah dijelaskan tahapannya oleh dokter, tetapi tetap saja tidak terbayang apa yang akan dihadapi saat program nanti. Mau ikut seminar tentang program bayi tabung, waktunya tidak ada yang pas. Mudah-mudahan cerita pengalaman ini bisa jadi gambaran buat pasangan yang ingin melakukan program bayi tabung ya… Continue reading

Incoming search terms:

Perjuangan Untuk Hamil dan Mendapatkan Buah Hati

ibu hamil melalui bayi tabungTernyata bisa hamil tak semudah yang saya kira sebelumnya. Sejak menikah di usia 27 tahun, tidak pernah terpikir untuk menunda punya anak. Justru inginnya langsung hamil, supaya bisa menimang buah hati sebelum usia 30 tahun. Tapi yang namanya manusia, boleh saja berencana, namun kuasa tetap di tangan Tuhan. Hingga 7 tahun menikah, belum juga ada tanda-tanda kehamilan. Sedih sih, apalagi adik yang menikah belakangan malah lebih dulu punya anak. Tapi bukan berarti putus asa kan? Apalagi banyak juga pengalaman pasangan yang sulit mendapatkan buah hati. Continue reading

Incoming search terms: