Category Archives: Uncategorized

Gula Untuk Kesehatan

gula untuk kesehatanGula adalah bahan makanan yang disukai semua orang, tua muda, miskin kaya. Banyak yang bilang, kalau lagi stres, maka makanlah yang manis. Hati lebih tenang stres pun hilang. Atau istilah kerennya, makanan manis itu comforting food. Saat bulan puasa pun sering kita dengar himbauan “berbukalah dengan yang manis”. Supaya manis, pastinya pakai gula dong. Tak heran sebagian besar makanan kita pasti mengandung gula.

Jadi sebenarnya, gula itu baik atau tidak untuk kesehatan? Continue reading

Terapi di Fisioterapi Seruni

fisioterapi seruniPerjalanan terapi Shita lumayan panjang. Sejak usia 6 bulan saya mulai menyadari bahwa Shita mengalami delay tumbuh kembang (Baca: Delay Atau Keterlambatan Tumbuh Kembang). Sangat mungkin ini berkorelasi dengan kejang dan diagnosa epilepsi yang diterima Shita (baca: Anakku Kejang!).

Shita pertama kali fisioterapi di usia 8 bulan. Waktu itu fisioterapinya hanya 2 bulan saja, karena kejangnya kambuh lagi setiap hari. Setelah itu, saya memutuskan untuk latihan di rumah saja menggunakan metode Glenn Doman dengan program yang saya rancang sendiri untuk Shita (baca: Metode Glenn Doman untuk Tumbuh Kembang). Continue reading

Shita Diliput NET TV

anak epilepsi net tvSuatu hari, seorang reporter NET TV menghubungi saya, mengatakan minta waktu untuk meliput saya dan Shita. Awalnya kaget… kok saya? Siapalah saya? Kalo Shita sih memang anak yang luar biasa…

Saya konfirmasi ke teman yang merupakan produser NET12 di NET TV. Ternyata liputan ini untuk acara NET12. Walaupun ini program berita, tapi ada segmen parenting di akhir acara. Dia tertarik dengan pengalaman saya mengasuh Shita yang didiagnosa epilepsi sejak usia 5 bulan (baca: Anakku Kejang!), dan menggunakan metode Glenn Doman untuk mengejar tumbuh kembangnya yang terlambat (baca: Metode Glenn Doman untuk Tumbuh Kembang).

Merawat anak dengan epilepsi, ditambah lagi dengan delay tumbuh kembang (baca: Delay atau Keterlambatan Tumbuh Kembang), tentu penuh tantangan, sekaligus membawa berkah tersendiri (baca: Hidup Bersama Epilepsi). Membaca atau mendengar kisah perjuangan orang tua lain dengan tantangan yang serupa, selalu memberi inspirasi buat saya, untuk terus semangat dan penuh harapan. Oleh karena itu, saya pun setuju. Ini menjadi salah satu cara saya berbagi cerita dan pengalaman, selain melalui blog. Continue reading

Seminar Oral Motor Therapy

oral motor therapy

Minggu lalu, saya mengikuti seminar berjudul “Oral Motor Therapy for Feeding Difficulties: Mengatasi Kesulitan Makan pada Anak yang disebabkan oleh Gangguan Oral Motor Sensory” yang diselenggarakan oleh Klinik Pela 9. Narasumbernya adalah Nuraini Husni Putri, Str.Kes dengan sertifikasi Ayres Sensory Integration Certified, Beckman Oral Motor Certified, M.O.R.E Certified.

Kenapa sih tertarik ikutan seminar ini?

Padahal Shita bisa makan makanan padat dengan baik. Ngunyah pun oke.

Continue reading

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

tekanan darah tinggiTekanan darah tinggi atau hipertensi biasa datang tanpa gejala. Tanpa disadari, penderita sudah divonis menderita tekanan darah tinggi karena hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan demikian. Jika tak dirawat dan dikendalikan secara serius, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan resiko datangnya beberapa penyakit lain yang berakibat lebih fatal seperti stroke, aneurisma, gagal jantung, bahkan kerusakan ginjal. Continue reading

Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

inisiasi menyusu dini IMD
Dalam beberapa tahun terakhir, mulai digaungkan pentingnya inisiasi menyusu dini atau IMD saat awal kelahiran bayi. Namun masih banyak perbedaan pandangan tentang pelaksanaan IMD yang benar. Ada yang menganggap asalkan bayi baru lahir langsung diletakkan di dada ibunya selama 5 menit saja, itu sudah disebut IMD. Ada lagi yang mengatakan, minimal 30 menit bayi diletakkan di dada ibu. Tapi lebih banyak lagi yang belum mempraktekkan IMD dengan alasan nanti bayinya kedinginan. Sebenarnya bagaimana pelaksanaan IMD yang benar? Apa saja manfaatnya? Continue reading

Belajar Homeopati

 

Homeopati ini sebenarnya bukan metode pengobatan baru, hanya saja memang masih jarang praktisinya di Indonesia. Pertama kali tahu tentang homeopati dari mas Reza Gunawan, saat dirujuk untuk membantu mengatasi kejang Shita (tahun 2015). Saat itu belum kutindaklanjuti karena homeopathnya praktek di Bali, walaupun sekitar sebulan sekali buka konsultasi di Jakarta.

Tidak sengaja, awal tahun 2018, dapat informasi kalau Tjok Gde Kerthayasa, homeopath yang direkomendasi oleh mas Reza, akan mengadakan workshop The Healing Power of Homeopathy di Jakarta. Wah… langsung semangat banget kepengen ikut. Apalagi ibuku support banget, karena pernah mencoba dan merasakan efek dari pengobatan Homeopati.

Akhirnya dimulailah perjalananku belajar dan mengenal Homeopati.

Continue reading

Aneka Lomba Bersama Majalah Kumara Kumari

lomba majalah kumara kumariHari minggu kemarin, tepatnya tgl 24 Juni 2012 di Anjungan Bali Taman Mini Indonesia Indah, Majalah Kumara Kumari Hindu for Kids, majalahnya anak Hindu, menyelenggarakan acara bertajuk “Berkreasi Gembira bersama Kumara Kumari”. Kegiatan ini diadakan untuk mengapresiasi kreativitas anak Indonesia, khususnya anak Hindu.

Pada acara ini, digelar berbagai lomba, dari lomba menggambar, lomba mewarnai, lomba menyanyi solo, dan lomba tari kreasi daerah. Walaupun publikasi dan persiapannya kurang dari sebulan, ternyata peminatnya lumayan banyak…. pesertanya mencapai 130 orang!! Yang paling banyak pesertanya adalah lomba mewarnai. Continue reading

Resensi Film: We Bought A Zoo

… We bought a zoo

Film We Bought a ZooApa sih yang dipikirkan orang sebelum membeli sebuah kebun binatang? Karena penyayang binatang? Pelestari lingkungan? Atau demi keuntungan bisnis?

Inilah yang menarik dari film We Bought a Zoo, film yang diambil dari kisah nyata. Film ini dibintangi oleh Matt Damon dan Scarlett Johansson. Ceritanya berawal dari rusuhnya keseharian Benjamin Mee, seorang duda dengan 2 orang anak, yang istrinya baru saja meninggal. Puncaknya adalah ketika anak lelakinya, Dylan, berusia 13 tahun, dikeluarkan dari sekolah karena mencuri. Benjamin memutuskan, ini saatnya memulai hidup baru, yang diawali dengan mencari rumah baru. Continue reading