Resensi Film: We Bought A Zoo

… We bought a zoo

Film We Bought a ZooApa sih yang dipikirkan orang sebelum membeli sebuah kebun binatang? Karena penyayang binatang? Pelestari lingkungan? Atau demi keuntungan bisnis?

Inilah yang menarik dari film We Bought a Zoo, film yang diambil dari kisah nyata. Film ini dibintangi oleh Matt Damon dan Scarlett Johansson. Ceritanya berawal dari rusuhnya keseharian Benjamin Mee, seorang duda dengan 2 orang anak, yang istrinya baru saja meninggal. Puncaknya adalah ketika anak lelakinya, Dylan, berusia 13 tahun, dikeluarkan dari sekolah karena mencuri. Benjamin memutuskan, ini saatnya memulai hidup baru, yang diawali dengan mencari rumah baru.

Dimulailah petualangan Benjamin mencari rumah idaman, dengan halaman belakang yang luas, ditemani oleh Rosie putrinya. Uang bukan masalah, yaitu royalti dari menulis buku-buku petualangan. Setelah seharian berkeliling dan tidak menemukan rumah yang cocok, sampailah dia di semua rumah cantik dengan halaman seluas 18 hektar. Bisa ditebak, 18 hektar penuh dengan berbagai jenis binatang. Awalnya Benjamin ragu untuk membeli rumah sekaligus kebun binatangnya. Tapi ketika melihat wajah Rosie yang bahagia, dia memutuskan untuk memulai petualangan barunya dengan membeli kebun binatang itu.

Film ini memang cocok untuk disaksikan bersama keluarga. Perpaduan antara konflik ayah dan anak, lansekap yang indah, sampai berbagai interaksi dengan binatang, sangat menarik untuk ditonton.

Ada dua hal lain yang menurut saya menarik dari film ini. Pertama, pesan disampaikan secara tersirat tentang mengikuti kata hati, jangan sekedar hitung-hitungan finansial (walaupun tetap penting). Kedua, petikan frase “20 seconds of courage“. Cukup siapkan keberanian selama 20 detik untuk melakukan apapun yang ingin dilakukan, walaupun itu sangat memalukan. Keberanian 20 detik saja sudah cukup untuk mengubah hidup kita. Inilah yang dilakukan oleh Benjamin Mee. 20 detik keberanian untuk menyapa gadis cantik yang akhirnya menjadi istrinya, 20 detik keberanian untuk mengiyakan tawaran menulis buku petualangan, 20 detik keberanian untuk memutuskan membeli kebun binatang.

Dan frase itu pula yang membuat saya menulis artikel ini. 20 detik keberanian untuk mulai menulis, untuk berbagi inspirasi. Apakah 20 detik keberanianmu?

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *