Monthly Archives: October 2015

Berat Badan Kurang dan Diagnosa Gagal Tumbuh

berat badan bayi yang gagal tumbuhSejak usia 1 bulan, berat badan Shita naiknya irit. Pasti naik sih, tapi naiknya kurang banyak. Sudah berbagai cara dilakukan untuk menaikkan berat badannya secara signifikan. Dari rajin perah ASI, mulai konsultasi dengan konselor laktasi, sampai tali lidah dan tali bibir diinsisi karena didiagnosa tongue tie dan lip tie (baca: Tongue Tie dan Lip Tie). Akan tetapi tetap saja berat badan Shita naiknya sedikit-sedikit.  Continue reading

Incoming search terms:

Anakku Kejang! (3)

kejang epilepsi
Pendahuluan:

Sejak Shita mulai kejang dan didiagnosa epilepsi oleh dokter pada usia 5 bulan (baca: Anakku Kejang!), Shita harus konsumsi obat setiap hari untuk mengendalikan kejangnya. Senang rasanya ketika melihat kejang Shita mulai berkurang, sampai akhirnya benar-benar terkendali. Akan tetapi, setelah 3 bulan berlalu tanpa kejang sama sekali, pada awal Februari 2015, tiba-tiba Shita kejang lagi (baca: Anakku Kejang! (2)). Sejak saat itu, Shita kejang setiap hari, 2 hingga 3 kali sehari, dengan durasi waktu lebih lama dari sebelumnya. Continue reading

Incoming search terms:

Anakku Kejang! (2)

kejang dan epilepsiSekarang saya mau lanjut cerita tentang kejangnya Shita. Buat yang belum tahu bagaimana awalnya ketahuan kalau Shita kejang dan didiagnosa epilepsi bisa baca: Anakku Kejang!

Setelah mulai pengobatan, di bulan September 2014, sedikit demi sedikit dosis obat ditambah oleh dokter. Kalau masih ada kejang dalam waktu seminggu, dosis naik lagi. Di bulan Oktober 2014, dokter memutuskan menambahkan obat Keppra untuk membantu mengendalikan kejangnya. Continue reading

Incoming search terms: